WASHINGTON – Meski mungkin Anda tidak bisa lari dari masalah yang tengah dihadapi, pindah ke negara lain bisa menjadi pilihan yang baik untuk menyehatkan jiwa serta mengurangi tekanan akibat memendam masalah.
Hasil studi yang bari dirilis di AS menyebutkan, negara yang kondisinya lebih makmur, serta dihuni oleh warga berpendidikan dan lebih toleran, rata-rata memiliki tingkat kebahagiaan yang lebih baik dibandingkan negara dengan kondisi kebalikannya.
Hal itu disebabkan karena negara-negara kaya bisa menyediakan berbagai infrastruktur yang lengkap, sehingga sangat mudah bagi para warganya dalam memenuhi kebutuhan mereka. Demikian keterngan yang dikutip dari LiveScience, Jumat (13/11/2009).
Jason Rentfrow dari University of Cambridge dan timnya sampai pada kesimpulan ini setelah menganalisa data yang dikumpukan dari 350.000 orang lebih. Para partisipan ini menjalani proses wawancara antara 2 Januari hingga 30 Desember 2008, sebagai bagian dari survei menentukan indeks kesejahteraan.
Dalam menentukan indeks kesejahteraan Rentfrow melibatkan enam jenis faktor indikator penentu kesejahteraan diantaranya, evaluasi keseluruhan kondisi kehidupan, kesehatan emosional, kesehatan fisik, perilaku gaya hidup sehat dan kepuasan atas pekerjaan yang tengah digeluti.
Namun demikian Rentfrow mengingatkan bahwa dia dan timnya hanya membuat generalisasi mengenai sekelompok orang. Â
“Hasil studi ini tidak berarti menyebutkan bahwa orang kaya lebih bahagia dibandingkan dengan mereka yang tidak, atau orang-orang yang hidup di negara makmur pasti lebih bahagia,” kata Rentfrow.
Sebagai tambahan, hasil studi ini juga menemukan bahwa negara dengan populasi kaum gay dan penduduk berprofesi artis cukup banyak, masyarakatnya cenderung bebas dalam mengungkapkan ekspresi diri. (rah)


November 13th, 2009
admin
Posted in
Tags: 